DEIKSIS DAN JARAK
Rangkuman
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pragmatik
Semester IV
Dosen Pengampu: M. Bayu Firmansyah, M.Pd
Disusun oleh: Dian Wijayanti
NIM: 17188201064
Prodi: PBSI 2017B
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
STKIP
PGRI PASURUAN 2019
DEIKSIS DAN JARAK
Deiksis
merupakan salah satu hal mendasar yang dilakukan dengan tuturan yang bertujuan
untuk menunjuk sesuatu melalui bahasa. Ungkapan-ungkapan deiksis disebut juga
dengan indeksikal. Biasanya, deiksis terkait erat dengan konteks penutur.
Tuturan deiksis mulai diujarkan oleh anak-anak kecil yang berada pada tahap
bentuk-bentuk awal.
Pada umumnya,
deiksis dibagi menjadi empat, yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis
waktu, serta deiksis dan tata bahasa. Deiksis persona merupakan satuan bahasa
yang berfungsi sebagai kata ganti yang menerapkan tiga pembagian dasar.
Pertama, kata ganti orang pertama, terdiri dari kata ganti saya, aku, kami, dan
kita. Kedua, kata ganti orang kedua, terdiri dari kata ganti kamu,m saudara,
anda, dan kalian. Ketiga, kata ganti orang ketiga, terdiri dari
kata ganti dia,
ia, mereka, beliau, dan nya.
Selanjutnya
yaitu deiksis tempat, yang mempunyai hubungan erat dengan jarak, yaitu tempat
hubungan antara orang dan benda yang ditunjukkkan. Dalam mempertimbangkan
deiksis tempat, perlu diingat bahwa tempat, dari sudut pandang penutur, dapat
ditetapkan baik secara mental maupun fisik. Pernyataan ini kadang-kadang di
deskripsikan sebagai proyeksi deiksis dan sering dimanfaatkan kemungkinan-kemungkinannya
seperti kebanyakan teknologi yang memungkinkan untuk memanipulasi tempat. Dasar
pragmatic deiksis tempat kemungkinan yang benar adalah jarak psikologis. Hal
ini dikarenakan objek-objek kedekatan yang digunakan berupa fisik akan cenderung
diperlkaukan penutur sebagai kedekatan secara psikologis.
Sama
halnya dengan deiksis tempat, deiksis waktu juga menerapkan landasan
psikologis. Pengguna bahasa dapat memperlakukan kejadian-kejadian waktu sebagai
objek yang bergerak kea rah penutur (ke dalam pandangan) atau bergerak menjauh
(di luar pandangan). Bahasa satu dengan bahasa yang lain memiliki bentuk kata
kerja yang variatif. Misalnya, baahasa Inggris yang memiliki dua bentuk dasar,
yaitu waktu masa kini dan waktu masa lampau.
Perbedaan-perbedaan
deiksis orang, tempat, dan waktu dapat dilihat dari pekerjaan dari salah satu
peberdaan-perbedaan structural yang paling umum yang dibuat dalam tata bahasa
Inggris, yaitu antara kalimat langsung dan tidak langsung. Tentunya tidak heran
bahwa ungkapan-ungkapan deiksis semuanya ditemukan dalam keranjang sampah
pragmatik. Penafsiran mereka tergantung pada konteks, maksud penutur, dan
ungkapan-ungkapan itu mengungkapkan jarak hubungan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar