Kamis, 28 Maret 2019


DEIKSIS DAN JARAK

Rangkuman
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pragmatik
Semester IV

Dosen Pengampu: M. Bayu Firmansyah, M.Pd



  

Disusun oleh: Dian Wijayanti
NIM: 17188201064
Prodi: PBSI 2017B

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
STKIP PGRI PASURUAN 2019

DEIKSIS DAN JARAK
Deiksis merupakan salah satu hal mendasar yang dilakukan dengan tuturan yang bertujuan untuk menunjuk sesuatu melalui bahasa. Ungkapan-ungkapan deiksis disebut juga dengan indeksikal. Biasanya, deiksis terkait erat dengan konteks penutur. Tuturan deiksis mulai diujarkan oleh anak-anak kecil yang berada pada tahap bentuk-bentuk awal.
Pada umumnya, deiksis dibagi menjadi empat, yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, serta deiksis dan tata bahasa. Deiksis persona merupakan satuan bahasa yang berfungsi sebagai kata ganti yang menerapkan tiga pembagian dasar. Pertama, kata ganti orang pertama, terdiri dari kata ganti saya, aku, kami, dan kita. Kedua, kata ganti orang kedua, terdiri dari kata ganti kamu,m saudara, anda, dan kalian. Ketiga, kata ganti orang ketiga, terdiri dari
kata ganti dia, ia, mereka, beliau, dan nya.
Selanjutnya yaitu deiksis tempat, yang mempunyai hubungan erat dengan jarak, yaitu tempat hubungan antara orang dan benda yang ditunjukkkan. Dalam mempertimbangkan deiksis tempat, perlu diingat bahwa tempat, dari sudut pandang penutur, dapat ditetapkan baik secara mental maupun fisik. Pernyataan ini kadang-kadang di deskripsikan sebagai proyeksi deiksis dan sering dimanfaatkan kemungkinan-kemungkinannya seperti kebanyakan teknologi yang memungkinkan untuk memanipulasi tempat. Dasar pragmatic deiksis tempat kemungkinan yang benar adalah jarak psikologis. Hal ini dikarenakan objek-objek kedekatan yang digunakan berupa fisik akan cenderung diperlkaukan penutur sebagai kedekatan secara psikologis.
Sama halnya dengan deiksis tempat, deiksis waktu juga menerapkan landasan psikologis. Pengguna bahasa dapat memperlakukan kejadian-kejadian waktu sebagai objek yang bergerak kea rah penutur (ke dalam pandangan) atau bergerak menjauh (di luar pandangan). Bahasa satu dengan bahasa yang lain memiliki bentuk kata kerja yang variatif. Misalnya, baahasa Inggris yang memiliki dua bentuk dasar, yaitu waktu masa kini dan waktu masa lampau.
Perbedaan-perbedaan deiksis orang, tempat, dan waktu dapat dilihat dari pekerjaan dari salah satu peberdaan-perbedaan structural yang paling umum yang dibuat dalam tata bahasa Inggris, yaitu antara kalimat langsung dan tidak langsung. Tentunya tidak heran bahwa ungkapan-ungkapan deiksis semuanya ditemukan dalam keranjang sampah pragmatik. Penafsiran mereka tergantung pada konteks, maksud penutur, dan ungkapan-ungkapan itu mengungkapkan jarak hubungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar