Kamis, 13 Desember 2018

PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA


PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Rangkuman

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Metode Pembelajaran Bahasa Indonesia
Semester III

Dosen Pengampu: M. Bayu Firmansyah, M.Pd



Disusun oleh: Dian Wijayanti
NIM: 17188201064
Prodi: PBSI 2017B

STKIP PGRI PASURUAN 2018-2019

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, harusanya guru sudah akrab dengan materi yang akan diajarkan. Adapun kurikulum dan teorinya pembelajaran bahasa mencakup empat keterampiln, diantaranya mendnegarkan, membaca, berbicara, dan menulis. Selain aspek materi, guru juga harus terbiasa dengan metode, media, strategi, dan teknik yang harus digunakan dalam pembelajaran. Meskipun seluruh perangkat pembelajaran sudah biasa dilakukan oleh guru, pada kenyataannya masih ada guru yang belum memahami pembelajaran di kelas. Untuk melaksanakan itu, guru harus memiliki kompetensi pedagogis, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, serta kompetensi sosial. Adapun masalah yang sering dihadapi guru dalam kegiatan pembeljaran adalah memilih atau mennetukan materi pembelajaran atau bahan ajar yang tepat sesuai dengan tujuan.

Salah  satu suubstansi bahan ajar yang perlu diperhatikan adalah teori yang sudah mapan dan keberadaannya tidak lagi terbantah. Selain itu, ada juga teori yang sudah hangat dibicarakan tetapi sudah cenderung untuk diterima sebagai kebenaran. Yang terakhir adalah fenomena-fenomena baru yang sedang menjadi isu mutakhir, tetapi dapat merangsang tumbuhnya berpikir pembelajar.

Langkah-langkah pemilihan bahan ajar dimulai dengan pembagian berdasarkan kriteria, yaitu standar kompetensi dan kompetensi dasar. Selanjutnya menentukan langkah pemilihan bahan ajar, yaitu mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar yang menjadi acuan atau rujukan pemilihan bahan ajar. setelah itu mengidentifikasi jenis-jenis materi ajar. Dilanjut dengan memilah bahan ajar yang sesuai atau relevan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah teridentifikasi. Langkah terakhir yaitu, memilih sumber bahan ajar.

Tercapainnya pengajaran dia dalam kelas, juga harus menentukan cakupan dan urutan bahan ajar. Dalam menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran harus diperhatikan jenis materi. Selain memperhatikan jenis materi pembelajaran juga harus memperhatikan prinsip-rinsip yang perlu digunakan dalam menentukan cakupan materi pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materinya. Prinsip berikutnya adalah prinsip kecukupan (adequency). Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang harus dipelajari oleh murid terlalu banyak, terlalu sedikit, atau telah memadai, sehingga sesuai dengan kompetensi dasar yang dicapai.

Materi pembelajaran yang sudah ditentukan ruang lingkup serta kedalamannya dapat diurutkan melalui dua pendekatan pokok, yaitu pendekatan prosedural dan hierarkis. Sementara itu, dalam mencari sumber bahan ajar, pembelajar dapat dilibatkan untuk mencarinya. Adapun yang harus dicari adalah buku tes, laporan hasil penelitian, jurnal, pakar bidang studi, profesional, buku kurikulum, terbitan berkala, internet, media audiovisual, dan lingkungan. Adapun strategi yang bisa digunakan adalah menghafal, menggunakan/mengaplikasikan (use), menemukan dan memilih materi. Sementar itu, untuk memperdalam bahan ajar bahasa Indonesia, bisa melalui keterampilan berbahasa, diantaranya keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar