PENGEMBANGAN
MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Rangkuman
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Metode
Pembelajaran Bahasa Indonesia
Semester III
Dosen Pengampu: M. Bayu Firmansyah, M.Pd
Disusun oleh: Dian Wijayanti
NIM: 17188201064
Prodi: PBSI 2017B
STKIP PGRI PASURUAN 2018-2019
Dalam
pembelajaran bahasa Indonesia, harusanya guru sudah akrab dengan materi yang
akan diajarkan. Adapun kurikulum dan teorinya pembelajaran bahasa mencakup
empat keterampiln, diantaranya mendnegarkan, membaca, berbicara, dan menulis. Selain
aspek materi, guru juga harus terbiasa dengan metode, media, strategi, dan
teknik yang harus digunakan dalam pembelajaran. Meskipun seluruh perangkat
pembelajaran sudah biasa dilakukan oleh guru, pada kenyataannya masih ada guru
yang belum memahami pembelajaran di kelas. Untuk melaksanakan itu, guru harus
memiliki kompetensi pedagogis, kompetensi professional, kompetensi kepribadian,
serta kompetensi sosial. Adapun masalah yang sering dihadapi guru dalam
kegiatan pembeljaran adalah memilih atau mennetukan materi pembelajaran atau
bahan ajar yang tepat sesuai dengan tujuan.
Salah
satu suubstansi bahan ajar yang perlu
diperhatikan adalah teori yang sudah mapan dan keberadaannya tidak lagi
terbantah. Selain itu, ada juga teori yang sudah hangat dibicarakan tetapi
sudah cenderung untuk diterima sebagai kebenaran. Yang terakhir adalah
fenomena-fenomena baru yang sedang menjadi isu mutakhir, tetapi dapat
merangsang tumbuhnya berpikir pembelajar.
Langkah-langkah
pemilihan bahan ajar dimulai dengan pembagian berdasarkan kriteria, yaitu
standar kompetensi dan kompetensi dasar. Selanjutnya menentukan langkah
pemilihan bahan ajar, yaitu mengidentifikasi aspek-aspek yang terdapat dalam
standar kompetensi dan kompetensi dasar yang menjadi acuan atau rujukan
pemilihan bahan ajar. setelah itu mengidentifikasi jenis-jenis materi ajar.
Dilanjut dengan memilah bahan ajar yang sesuai atau relevan dengan standar
kompetensi dan kompetensi dasar yang telah teridentifikasi. Langkah terakhir
yaitu, memilih sumber bahan ajar.
Tercapainnya
pengajaran dia dalam kelas, juga harus menentukan cakupan dan urutan bahan
ajar. Dalam menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran harus
diperhatikan jenis materi. Selain memperhatikan jenis materi pembelajaran juga
harus memperhatikan prinsip-rinsip yang perlu digunakan dalam menentukan
cakupan materi pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materinya. Prinsip
berikutnya adalah prinsip kecukupan (adequency).
Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah
materi yang harus dipelajari oleh murid terlalu banyak, terlalu sedikit, atau
telah memadai, sehingga sesuai dengan kompetensi dasar yang dicapai.
Materi
pembelajaran yang sudah ditentukan ruang lingkup serta kedalamannya dapat
diurutkan melalui dua pendekatan pokok, yaitu pendekatan prosedural dan
hierarkis. Sementara itu, dalam mencari sumber bahan ajar, pembelajar dapat
dilibatkan untuk mencarinya. Adapun yang harus dicari adalah buku tes, laporan
hasil penelitian, jurnal, pakar bidang studi, profesional, buku kurikulum, terbitan
berkala, internet, media audiovisual, dan lingkungan. Adapun strategi yang bisa
digunakan adalah menghafal, menggunakan/mengaplikasikan (use), menemukan dan memilih materi. Sementar itu, untuk memperdalam
bahan ajar bahasa Indonesia, bisa melalui keterampilan berbahasa, diantaranya
keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar